Kata Bijak Gus Mus (Kyai Mustofa Bisri) Yang Pantut kita amalkan Sehari-Hari

Kata Bijak Kyai Mustofa Bisri

Biografi / Profil Gus Mus


KH. Ahmad Mustofa Bisri atau lebih sering dipanggil dengan Gus Mus (lahir di Rembang, Jawa Tengah, 10 Agustus 1944; umur 71 tahun) adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Leteh, Rembang dan menjadi Rais Syuriah PBNU. Ia adalah salah seorang pendeklarasi Partai Kebangkitan Bangsa dan sekaligus perancang logo PKB yang digunakan hingga kini.

Ia juga seorang penyair dan penulis kolom yang sangat dikenal di kalangan sastrawan. Disamping budayawan, dia juga dikenal sebagai penyair.

Karya-Karya Gus Mus


Berikut ini merupakan diantara karya Gus Mus :
  •     Dasar-dasar Islam (terjemahan, Penerbit Abdillah Putra Kendal, 1401 H).
  •     Ensklopedi Ijma' (terjemahan bersama KH. M.A. Sahal Mahfudh, Pustaka Firdaus, Jakarta, 1987).
  •     Nyamuk-Nyamuk Perkasa dan Awas, Manusia (gubahan cerita anak-anak, Gaya Favorit Press Jakarta, 1979).
  •     Kimiya-us Sa'aadah (terjemahan bahasa Jawa, Assegaf Surabaya).
  •     Syair Asmaul Husna (bahasa Jawa, Penerbit Al-Huda Temanggung).
  •     Ohoi, Kumpulan Puisi Balsem (Pustaka Firdaus, Jakarta, 1991,1994).
  •     Tadarus, Antalogi Puisi (Prima Pustaka Yogya, 1993).
  •     Mutiara-mutiara Benjol (Lembaga Studi Filsafat Islam Yogya, 1994).
  •     Rubaiyat Angin dan Rumput (Majalah Humor dan PT. Matra Media, Cetakan II, Jakarta, 1995).
  •     Pahlawan dan Tikus (kumpulan pusisi, Pustaka Firdaus, Jakarta, 1996).
  •     Mahakiai Hasyim Asy'ari (terjemahan, Kurnia Kalam Semesta Yogya, 1996).
  •     Metode Tasawuf Al-Ghazali (tejemahan dan komentar, Pelita Dunia Surabaya, 1996).
  •     Saleh Ritual Saleh Sosial (Mizan, Bandung, Cetakan II, September 1995).
  •     Pesan Islam Sehari-hari (Risalah Gusti, Surabaya, 1997).
  •     Al-Muna (Syair Asmaul Husna, Bahasa Jawa, Yayasan Pendidikan Al-Ibriz, Rembang, 1997).
  •     Fikih Keseharian (Yayasan Pendidikan Al-Ibriz, Rembang, bersama Penerbit Al-Miftah, Surabaya, Juli 1997).

Kata Mutiara Gusmus (Kyai Mustofa Bisri)

Pesan Gus MUs (Kyai Mustofa Bisri) yang harus selalu di ingat dan laksanakan.

" Tidak ada alasan untuk tak bersedekah kepada sesama. Karena Pesan Gus MUs yang harus selalu di ingat dan laksanakan.

" Tidak ada alasan untuk tak bersedekah kepada sesama. Karena sedekah tidak harus berupa harta. Bisa berupa ilmu, tenaga, bahkan senyum"
(Gus Mus/ Dewan Penyantun UNISNU Jepara)na sedekah tidak harus berupa harta. Bisa berupa ilmu, tenaga, bahkan senyum"
(Gus Mus/ Dewan Penyantun UNISNU Jepara)
0 Komentar untuk "Kata Bijak Gus Mus (Kyai Mustofa Bisri) Yang Pantut kita amalkan Sehari-Hari"

Back To Top