Mahasiswa yang Apatis Atau Dosen yang Tidak Berkompeten

Foto Ilustrasi Antara Dosen dan Mahasiswa di dalam sebuah perkuliahan.

Saat mengikuti perkuliahan di kelas, saya merasa ada yang aneh dengan perkuliahan ini. Dunia kuliah yang dulu kubayangkan ternyata tidak sesuai dengan kenyataan yang saya jalani sekarang. Setiap hari hanya diajarkan untuk presentasi dan mendengarkan materi dari dosen. Saat aku melihat teman-teman yang lain, mereka juga terlihat bosan. Sehingga suasana perkulihan berjalan satu arah, yaitu hanya dosen saja yang berbicara tanpa ada umpan balik dari mahasiswa. 

Saat dosen mengajar banyak mahasiswa yang ngobrol sendiri, main gadget bahkan tidur di dalam kelas. Suasana perkuliahan terasa membosankan, dan kebanyakan para mahasiswa mengatakan jika mereka tidak paham dengan materi yang diajarkan. Sehingga kelas begitu sunyi dan sepi tanpa ada diskusi di dalamnya. Hal inilah yang membuat saya bingung kenapa dunia kuliah yang seharusnya menjadi pendidikan yang paling tinggi dan siap untuk mencetak tenaga kerja yang ahli di bidangnya pengajarannya seperti ini. 

Entah siapa yang salah dalam hal ini, mahasiswanya yang tak mau membaca materi dan apatis atau dosennya yang kurang kompeten sehingga suasana pengajaran menjadi begitu hambar. Namun saya rasa masalah ada di keduanya, tidak hanya mahasiswa, maupun tidak hanya dosen tetapi keduanya. Mahasiswa seharusnya mampu mandiri mencari materi sendiri dan aktif dalam berdiskusi. Tidak hanya datang, duduk, main gadget kemudian pulang. Mahasiswa harus sadar dan mempunyai kesadaran penuh tentang arti pendidikan dan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa. Karena mahasiswa bukan lagi seornag siswa yang hanya belajar kemudian mengerjakan tugas lalu lulus. Mahasiswa mempunyai tanggung jawab sosial, sebagai agent of social dan agent of change. Jadi sudah selayaknya mahasiswa itu sadar dan membekali diri sendiri dengan pengetahuan sesuai dengan bidang yang ditekuninya. 

Dosen juga memiliki peranan yang sangat penting dalam bidang perkuliahan. Dosen tidak hanya memberikan materi dan nilai saja, namun seorang dosen juga harus bisa membangun suasana pembelajaran yang efektif. Selain itu juga dosen harus bisa memotivasi mahasiswa dengan perkataan dan perilakunya. Dosen juga dianggap guru yang harus bisa menjadi tauladan bagi mahasiswanya. Meski mahasiswa sudah bisa mandiri bukan berarti para dosen lepas tangan dan membiarkan mahasiswanya melakukan apa saja. Dosen harus mampu membimbing mahasiswanya agar nanti keseimbangan dalam pembelajaran dapat tercapai. 

0 Komentar untuk "Mahasiswa yang Apatis Atau Dosen yang Tidak Berkompeten"

Back To Top